MIMBAR PUISI ! RANCANG BANGUN TUGU TELINGA PENGUASA, GUMAM ASA MENYENTIL DAYA PAHAM ELIT NEGERI
MIMBAR PUISI ! RANCANG BANGUN TUGU TELINGA PENGUASA, GUMAM ASA MENYENTIL DAYA PAHAM ELIT NEGERI
Syamsudin Ali Arsi, Sastrawan yang teguh pendiriannya menggetuk tularkan sastra kepada generasi muda lewat beragam cara.
Ia kumandangkan karya spesial jenis " gumam asa " dalam arus hilir mudik sastra Nusantara.
Asa mengawali jejak seni sastranya di kota Gudeg, Jogja, sejak usia remaja saat SMA tahun 1980an.
Ali Syamsudin Arsi mengembangkan pula metode menulis yang ia sebut Metode Menulis Berpindah Tangan
Merasakan gundah anak negeri dengan sikap penguasa yang seperti bebal tak mendengar suara rakyat, pria kelahiran Kota Barabai Hulu Sungai Tengah ini tuliskan gumam asanya.
Bagaimana karya special Gumam Asa nya itu ?
Ini dia
Gumam Asa
RANCANG BANGUN TUGU TELINGA PENGUASA
dari lahan, lahan sudah sulit didapat
dari dana, dana semakin sulit diusulkan
dari tanda tangan, tanda tangan tambah sulit dibubuhkan
dari paparan, paparan semakin sulit diuraikan
dari konsep, konsep lebih sulit dijelaskan
telinga penguasa kita bangun dari bentuk awan di atas sana agar banyak suara mampu disimak
telinga penguasa lubangnya harus dibuat lebar agar banyak warna mampu dicermati
telinga penguasa daun radarnya dibuat lebih canggih agar mampu menangkap
telinga penguasa sebagai menara tugu
salam gumam asa
