MIMBAR PUISI! MENCIUM AROMA KONGKALIKONG DI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN , PEDASNYA PUISI ANTO NARASOMA

MIMBAR PUISI! MENCIUM AROMA KONGKALIKONG DI KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN , PEDASNYA PUISI ANTO NARASOMA 

Banjarmasin, Kalsel

Anto Narasoma salah satu nama besar di dunia sastra Indonesia ikut pengap melihat dan mendengar kabar dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan.

Naluri sastranya mengalir 

Bagaimana Anto Narasoma mengiris aroma kongkalikong oknum di peristiwa yang susahkan seantero Negeri ini? 

Ini dia puisinya

Anto Narasoma

*API, SECEPATNYA, DAN TUMBANG !*

cuaca pun

karena api di dadamu begitu membakar pepohonan kawasan hutanmu

sebab,

dari tangan-tangan jahil berkuku tajam, 

api itu pun menjadi iblis yang membusungkan dada --karena oknum pejabat kota membuka

pintu _kongkalikong_

lalu api pun merajai

daun-daun pada tangkai yang terkulai jadi abu

lalu oknum yang merasuk di antara lebatnya hutan kalimantan pun, diam-diam raib ke perusahaan yang cekakak-cekikik di pintu kantor oknum pejabat hutan

o, begitu keji mereka !

karena angka-angka pada kertas berwarna merah di dompetmu,

kawasan hutan disulap menjadi dapur di belakang istanamu

asapnya mengepul tajam, 

seperti orang-orang berpenyakit _bengek_ hingga menutupi masker  virus covid 19

o, kolusi duit dan kepentingan pribadi menjadi neraka setelah kobaran menumbangkan rakyat yang berada di kamar-kamar rumah sakit

Palembang, 28 Agustus 2026

BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS