PLN DICACI MAKI GARAGARA SERING MATI LISTRIK, POLISI DAN TNI JAGA UNJUK RASA KONDUSIF
PLN DICACI MAKI GARAGARA SERING MATI LISTRIK, POLISI DAN TNI JAGA UNJUK RASA KONDUSIF
Banjarmasin, Kalsel.
Jengkel betul, begitulah yang terbaca saat salah satu orator suarakan aspirasinya dalam unjuk rasa di depan kantor PLN Banjarmasin Rabu 30 Juli 2026 sore sehingga cacian dan makian terhadap PLN terlontar berkali-kali sebagai wujud kecewanya pada kondisi kelistrikan Kalselteng yang sering padam.
Wajah tegang dan datar para perwakilan PLN pun terlihat jelas menahan rasa dan harus bersikap profesional.
Perwakilan PLN sempat diminta menelepon pimpinannya untuk menjelaskan kondisi dan perkembangan perbaikan.
Dijanjikan Agustus pemadaman mulai berkurang, pengunjuk rasa minta GM PLN Kalselteng mundur jika tak terbukti yang dijawab suara bergetar dari speaker telepon bahwa ia siap menjalankan amanah tugas termasuk jika harus mundur.
Massa juga bawa sejumlah tulisan berisi kekecewaan dan sebuah karung berisi batu bara simbol sindiran pada PLN.
Kendati penuh sindiran pedas, unjuk rasa ini berjalan kondusif dengan pengamanan penuh aparat keamanan gabungan Polresta Banjarmasin, Brimob dan TNI.
Pengamanan dipimpin langsung PLH Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Timbul RK Siregar yang mengapresiasi masyarakat telah sampaikan aspirasi secara tertib dan juga pada seluruh pengamanan yang mengedepankan sikap humanisme saat bertugas ini.
Pengunjuk rasa ancam kembali beraksi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi diantaranya agar pemadaman tidak lagi dilakukan dan mereka difasilitasi melihat langsung kondisi sistem yang diklaim alami gangguan oleh PLN.
Menanggapi permintaan itu, pihak PLN sebut akan berkoordinasi terlebih dahulu.
Unjuk rasa ini bubar dengan tertib dan arus lalu lintas di kawasan ini kembali lancar setelah sempat dialihkan arusnya selama unras berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 wita.
(ABRAR/01/KMP)







.jpg)

.jpg)