MIMBAR PUISI! LAUT BELUM MENGEMBALIKAN NAMA, PENYAIR INI ANGKAT PERISTIWA TRAGIS VIRGO TRANSPORT 8, ADA PILU PENANTIAN
MIMBAR PUISI! LAUT BELUM MENGEMBALIKAN NAMA, PENYAIR INI ANGKAT PERISTIWA TRAGIS VIRGO TRANSPORT 8, ADA PILU PENANTIAN
Peristiwa-peristiwa di muka bumi ini kerap jadi perhatian para Penyair.
Belum habis syair-syair mereka tuang soal kebakaran hutan dan lahan, ada peristiwa tragis kecelakaan moda transportasi laut Km Virgo Transport 8 tujuan Surabaya - Banjarmasin yang angkut 243 penumpang.
Guratan syairnya merekam pilu penantian kabar mereka yang masih dipeluk lautan.
Bagaimana puisi penyair Masruswian dari Kota Barabai itu?
Mari kita simak, ini dia ;
Masruswian
LAUT BELUM MENGEMBALIKAN NAMA
Laut menerima kapal
Dengan tubuh yang selalu terbuka
Seperti tak ada perjalanan
Yang akan berakhir di dalamnya
Angin datang membawa bau pelabuhan
Suara mesin dan percakapan yang belum selesai
Lalu malam mengubah permukaan menjadi gelap
Ketika sebuah kapal kehilangan keseimbangan
Sebuah kapal miring
Seperti kalimat yang tiba-tiba kehilangan kata terakhir
Sesudahnya laut hanya menyimpan bunyi
Jerit yang pecah dan besi yang beradu
Nama-nama terlepas dari mulut
Sebelum sempat menjadi doa
Di daratan lampu pelabuhan tetap menyala
Satu kursi masih menunggu seseorang yang tak kunjung datang
Sebuah telepon menggenggam layar yang tetap gelap
Malam berjalan melewati pintu-pintu yang belum tertutup
Dan jam terus berdetak tanpa kabar
Laut membawa beberapa benda ke tepian
Sandal, pakaian, potongan kecil kehidupan
Di antaranya ada yang masih menyimpan bentuk
Dari telapak yang pernah singgah di sana
Pagi membuka laut sedikit demi sedikit
Cahaya turun ke permukaan yang tak selesai
Tak semua yang berangkat diberikan kembali
Di kedalaman nama-nama tinggal tanpa batu nisan
Hanya air yang bergerak pelan di atasnya
Dan di dermaga orang-orang menyebut nama
Satu demi satu dalam cahaya yang mulai surut
Laut tetap diam di hadapan doa
Sementara nama-nama itu
Tak selesai disebut
Barabai, 16 September 2026
.jpg)