BATAS BEBAN MAKSIMAL 5 TON ! PEMKO MINTA ANGKUTAN PATUHI ATURAN MELINTAS DI JEMBATAN SEMENTARA SAKA HARANG MANTUIL

BATAS BEBAN MAKSIMAL 5 TON ! PEMKO MINTA ANGKUTAN PATUHI ATURAN MELINTAS DI JEMBATAN SEMENTARA SAKA HARANG MANTUIL

Banjarmasin, Kalsel.

Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan, konstruksi yang kini digunakan sebagai pengganti jembatan Saka Harang di Mantuil yang runtuh merupakan jembatan sementara jenis jembatan Bailey atau jembatan sementara.

Jembatan sementara tersebut dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan batas kapasitas maksimal lima ton. 

Pemko Banjarmasin mengingatkan pengguna kendaraan, terutama yang membawa muatan, untuk mematuhi batas demi keselamatan dan menjaga kondisi konstruksi.

“Kalau memang ada muatan di dalam mobil atau truk,  jangan melebihi lima ton. Kita sama-sama menjaga jembatan ini karena beban berlebih dapat memperpendek usia jembatan,” ujar Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar.

Senada, Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Chandra Iriandhy Wijaya mengatakan pekerjaan dilakukan dengan cepat setelah jembatan putus.

Menurutnya, percepatan menjadi langkah penting untuk segera mengembalikan akses masyarakat yang terdampak.

Ia menegaskan, jembatan tersebut bersifat sementara sehingga ketentuan teknis khususnya terkait kapasitas beban, harus menjadi perhatian pengguna.

"Kami mengimbau masyarakat untuk memperhatikan batas beban maksimal lima ton. Jangan dipaksakan untuk kendaraan dengan muatan melebihi kapasitas karena aspek keselamatan dan ketahanan jembatan harus menjadi perhatian bersama," ujar Chandra.

Jembatan sementara Saka Harang telah difungsikan setelah perbaikan akses juga mendapat dukungan jajaran TNI, khususnya Detasemen Zeni Tempur (Denzipur), dalam penyediaan dan penggunaan jembatan.

Pekerjaan jembatan sementara ini selesai dalam waktu tiga hari dimulai Senin pagi (31/8) dan rampung 100 persen pada Rabu sore (2/9), dan akses kembali dibuka bagi kendaraan roda dua dan roda empat.



BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS