AWAS KABAR HOAX BEREDAR SOAL KORBAN KECELAKAAN VIRGO ! NOVI DOSEN KOMUNIKASI ULM INGATKAN PASTIKAN CEK INFORMASI YANG DIDAPAT

 


AWAS KABAR HOAX BEREDAR SOAL KORBAN KECELAKAAN VIRGO ! NOVI DOSEN KOMUNIKASI ULM INGATKAN PASTIKAN CEK INFORMASI YANG DIDAPAT 

Banjarmasin, Kalsel. 

Sampai dengan hari Minggu, (20-9-2026)  jumlah Korban dalam insiden terbalik dan tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 yang belum ditemukan sebanyak 126 orang. 

Jumlah ini, setelah pada Jumat (18-9-2026) tiga korban ditemukan tim Gabungan BASARNAS dari TNI AL saat lakukan penyelaman di kedalaman 24 meter dan mengeluarkan tiga jenazah dari sebuah kompartemen di kapal Virgo Transport 8.

Sebelumnya BASARNAS menginformasikan 129 orang masih dalam pencarian, ditemukan 114 dengan kondisi 108 selamat dan 6 meninggal. 

Data resmi dari BASARNAS yang membuka POS SAR Nasional di kawasan pelabuhan Trisakti Banjarmasin menjadi acuan pemberitaan dan informasi masyarakat khususnya  para awak media. 

Selain berita yang dapat dipertanggungjawabkan informasinya, masyarakat perlu jeli terhadap semua informasi yang beredar. 

Apa lagi di tengah kemajuan teknologi saat ini yang tak sedikit disalahgunakan sehingga timbulkan kerancuan. 

Di hari Minggu ( 20-9-2026) atau hari ke-8 sejak peristiwa kecelakaan Virgo Transport 8 pada Minggu 13  September 2026, beredar narasi dan foto yang sebutkan ditemukannya korban kapal Virgo, seorang bayi dalam keadaan selamat dan dibawa ke pelabuhan Lembar namun kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Akademisi ULM, Noviana Sari mengatakan dalam situasi kecelakaan transportasi, khususnya di lokasi yang sulit dijangkau, foto dan video yang beredar di media sosial dapat menjadi sumber informasi awal yang penting. 

Menurutnya dari perspektif komunikasi krisis, informasi visual bisa membantu publik memahami situasi, menangkal hoaks, bahkan menjadi media konfirmasi bagi keluarga yang sedang mencari informasi tentang orang terdekatnya.

Namun, perlu dipahami bahwa setiap visual memiliki konsekuensi komunikasi. Foto atau video yang dibagikan bukan sekadar gambar, tetapi membawa pesan, emosi, dan dampak bagi orang yang melihatnya, terutama keluarga korban. 

" Pastikan informasi memiliki sumber yang jelas, tidak menyesatkan, dan tetap memperhatikan etika serta martabat korban. Dalam situasi seperti ini, komunikasi seharusnya menjadi jembatan antara informasi dan kemanusiaan, " ujar Novi. 

Dosen Ilmu Komunikasi ini menegaskan, yang perlu dibangun bukan hanya kecepatan dalam menyebarkan informasi, tetapi juga tanggung jawab dalam mengomunikasikannya.

" Jangan sampai niat untuk menginformasikan justru menambah kepanikan atau trauma bagi keluarga. Kecepatan itu penting, tetapi akurasi, empati, dan tanggung jawab jauh lebih penting, " pungkas Novi. 

Terkait foto dan narasi yang sebutkan bayi selamat adalah korban kapal Virgo, seorang anggota SAR menegaskan kabar itu tidak berasal dari POSKO SAR VIRGO TRANSPORT 8 dan agar dicek kembali kebenarannya. 

Ia pun mengingatkan agar masyarakat berhati-hati saat menerima dan sebelum menyebarluaskan lagi informasi yang didapat. 

BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS