MIMBAR PUISI ! HAZE, KARYA MUMUS BARAMBAI BAGAI MELACAK JEJAK, ASAL MUASAL KABUT ASAP


MIMBAR PUISI ! HAZE, KARYA MUMUS BARAMBAI BAGAI MELACAK JEJAK, ASAL MUASAL KABUT ASAP 

Banjarmasin, Kalsel

Tidak ada asap tanpa api mungkin istilah ini bisa sedikit gambarkan bagian dari puisi Mumus Barambai.

Sorotannya tajam bagai sedang mengiris buah yang masak namun " bapira " atau ada bagian yang buruk sehingga harus dibuang, membuka kabar dan tanya asal muasal kebakaran hutan dan lahan

Bagaimana Mumus Barambai menyuarakannya ? 

Ini dia puisinya

HAZE #2


Maret-Mei

Pancaroba menebalkan garis menguas warna

Distorsi musim mulai tajam menikam alam

Abstraksi matahari melahirkan rekayasa 

Garam menembus nimbus

Genetika alam menelan butir bulir air mata langit

Tangis fajar lirih menyusuri nadi-nadi hari menganaksungai 

Kondensasi patah pecah di ranting limbab 

Kontaminasi jamah alam dan anak Adam

Menyemai buah ranum atas nama modifikasi

Mei-September

Lintas khtulistiwa tak lagi lurus 

Angin timur berteriak parau

Menghentikan jelajah lintang dan rotasi alam memudar sejuk

Konspirasi jingga 

Melahirkan  kabut berjelaga membahana merambahkan polusi emisi lintas negara 

Dua kaki mengibarkan bendera ganda  

Bermain mata  untuk komoditi 

Membakar titik  menjadi api 

Tanpa jeda kita terpanggang di atasnya


BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS