KADAR GARAM TINGGI ! PRODUKSI AIR PAM BANDARMASIH TURUN DI MUSIM KEMARAU INI, PAM MINTA MAAF

Direktur Operasional Irwan Firwana dan Direktur Utama PTAM Banjarmasin Zulbadi Minta Maaf dan Imbau Hemat Air di Musim Kemarau Ini 


KADAR GARAM TINGGI ! PRODUKSI AIR PAM BANDARMASIH TURUN DI MUSIM KEMARAU INI, PAM MINTA MAAF


Banjarmasin, Kalsel

" Wah, air PAM gak mengalir, susahnya mau ini itu kalau begini," ujar Ani seorang warga Sungai Andai saat air dari pipa ledeng di rumahnya tak mengalir sejak pagi hingga malam pada Selasa (11/8/2026)

Keluhan serupa juga berhamburan terlihat di grup_grup komunikasi warga. 

"Sudah PLN sering padam, ini lagi, PDAM tidak mengalir," tulis seorang warga di grup komunikasi.

Menurunnya air distribusi PTAM Bandarmasih Banjarmasin ini diakui pihak Direksi PTAM Banjarmasin.

Direktur Operasional Irwan Firwana bersama Direktur Utama Zulbadi secara terbuka meminta maaf atas kondisi saat ini.

Hal ini dampak dari musim kemarau, interusi air laut membuat kadar garam sangat tinggi di atas ambang kesehatan sesuai aturan yang ada. 

Disebutkan kadar garam sempat di angka 1100 ppm sementara ambang batas aman permenkes adalah 250 ppm.

Dampak kondisi ini adalah satu IPA atau instalasi pengolahan air yakni di sungai bilu di "off"kan dan jelas membuat produksi air berkurang sehingga distribusi juga menurun bahkan di beberapa titik tak ada air menetes.

Wilayah terdampak penurunan distribusi di antaranya adalah kawasan Banjarmasin Barat sekitar 40 persen, S. Parman , Buster Kayu Tangi , Alalak sekitar 35 persen, Banjarmasin Timur 10 persen, dan Banjarmasin Selatan 36 persen.

PTAM Bandarmasih Banjarmasin melakukan sejumlah upaya agar masyarakat pelanggan tetap dapat dilayani dengan baik.

Di antaranya dengan mengaktifkan transfer air dari IPA 2 Pramuka ke IPA 1 Sungai Bilu yang sedang "off".

IPA 2 Pramuka punya kapasitas total debet 5500 per meter kubik per jam sementara IPA 1 Sungai Bilu 2100. Dengan transfer 1000 meter kubik dari IPA 2 Pramuka , ada total transfer sebesar 1700 meter kubik per jam di Instalasi Pengolahan Air 1 Sungai Bilu. 

Selain sampaikan permohonan maaf karena kondisi pelayanan saat ini, Direktur Utama PTAM Banjarmasin Zulbadi imbau pelanggan hemat air dan gunakan wadah untuk tampung air sebagai antisipasi jika terjadi lagi penurunan produksi dan distribusi air PTAM. 

" Kami sekali lagi mohon maaf atas kondisi saat ini, dan mengimbau agar masyarakat gunakan air lebih hemat hanya sesuai kebutuhan saja dan jika ada gunakan tampungan air untuk antisipasi penurunan ," ujar Dirut PTAM Zulbadi.

Beruntung pada Rabu (12/8/2026) subuh, distribusi air di kawasan Sungai Andai berjalan walau pelanggan masih ada yang harus gunakan mesin penyedot air agar aliran bisa lebih lancar ke dalam rumah atau tandon air yang tinggi.


BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS