GEMETAR MANDI PELUH ! ADU KUAT DAYA TAHAN TENGKURAP TUMPU TUBUH
GEMETAR MANDI PELUH ! ADU KUAT DAYA TAHAN TENGKURAP TUMPU TUBUH
Banjarmasin, Kalsel
Dengan posisi tubuh tengkurap ditumpu kedua telapak tangan dan jemari kaki namun badan tak boleh sentuh tanah sejumlah Karateka Tradisional FKTI mulai atur napas lebih dalam.
Senyum mereka masih mengembang jelas.
Melewati menit ke delapan badan mereka mulai nampak tidak lagi tenang, ada gerakan gerakan kecil untuk menjaga posisi dan lelah tak cepat menggerogoti.
Wajah pun mulai lebih serius. Rupanya pegal-pegal perlahan merayapi otot mereka.
Sorak sorai menggoda sekaligus memberi semangat dari Karateka lain pun membahana.
Wajah peserta mulai memerah dan keringat nampak mengeluar. Sepertinya mental mereka mulai dibenturkan antara harapan dan energi.
Tiba-tiba, satu peserta rontok kelelahan diiringi tawanya sendiri dan sorakan pendukung.
Penantang berkurang satu, rupanya tak ada yang mau mengalah.
Di menit ke-15 peserta lain susul menyusul terkapar disambut gelak riang penonton.
Tersisa empat petarung energi dan mental. Sama-sama matanya memerah dan badan gemetaran menahan beban tubuh sendiri.
Raffa dari Dojo Ar Raudah Sungai Andai terkena dis gara-gara sempat angkat sebelah kaki bertumpu ke kaki lain.
Reyhan dari Dojo SMAGAS menyusul gugur dalam juangnya karena hantaman lelah tak lagi tertahan.
Di menit ke dua puluh, Ferry dari Dojo SMAPAT juga bikin kesalahan hingga Faisal dari Dojo Mandau Borneo yang sempat ngosngosan di detikdetik akhir raih gelar Juara.
Sorak sorai pun bersahutan sebagai apresiasi untuk para peserta yang mandi peluh menahan berat badan masing-masing itu.
Hadiah utama berupa Jaket Rompi keren berwarna cokelat berbordir FKTI dari Ketua Harian Korda FKTI Kalsel Sensei Mustafa alias amank Emoz pun jadi milik Faisal Dojo Mandau Borneo.
.jpg)
