MIMBAR PUISI! FAKTA DI MATAKU, KARYA PENYAIR Anto Narasoma

 

MIMBAR PUISI! FAKTA DI MATAKU, KARYA PENYAIR Anto Narasoma


Kerusakan alam akibat keserakahan manusia jadi sorotan Penyair Anto Narasoma. Pun soal penegakan hukumnya yang dinilai tak jelas. 

Bagaimana puisinya? ini dia, 


Anto Narasoma

FAKTA DI MATAKU


kutatap wajah bulan

dalam mataku

hatiku pun berdarah mengucurkan kemarahan yang menggantung di udara


sebab asap dan cuaca dirampok para oknum pengusaha yang menginjak-injak kepala orang-orang di hutan terbakar


o, begitu rakus cuaca di udara berkabut pekat !


kepada siapa harus dilaporkan terkait catatan yang berpihak ke hukum lapisan bawah?


dari berita pagi televisiku,

arus listrik menggerakkan kemarahan hati nurani rakyat, karena kuping-kuping pada daun telinga yang tuli hanya _plangak-plongok_  di sisi kedua negeriku


masih diamkah kita

ketika ambrolnya lumpur cokelat dan pencurian kayu gelondongan tiba dalam hujan kemarahan di aceh, sumatera utara, dan padang?


lalu, kemanakah tangan-tangan oknum pembakar hutan yang menyesakkan hukum dan politik negeriku?


Palembang, 14 September 2026

BERITA DAERAH

MEDIA PERWIRA NEWS VIDEO

NASIONAL

EKONOMI BISNIS